Peluru kendali (rudal) balistik tetap menjadi andalan dalam perang saat ini. Terbaru, pada 19 Juli 2026, Rusia melancarkan rentetan rudal balistik ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Ini merupakan gempuran rudal balistik terbesar sejak Rusia menginvasi secara penuh Ukraina pada 2022.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat (AS) dan Israel tidak memenuhi komitmen kesepakatan untuk mengakhiri konflik, maka Teheran akan merespons.
Dinamika geopolitik di Timur Tengah kian memanas seiring meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Kondisi ini memicu respons serius dari jajaran TNI AL. Melalui Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal, TNI AL memperingatkan adanya ancaman nyata terhadap jalur-jalur laut sempit yang strategis atau chokepoints dunia.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan dukungan dan memuji rakyat Iran atas perjuangan menghadapi serangan AS-Israel. Hal itu ia ungkapkan saat bertemu Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di St. Petersburg, Rusia, Senin (27/4).
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI membuat kajian guna mengantisipasi dampak perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap stabilitas keamanan laut nasional.
Iran menuntut ganti rugi dari lima negara Teluk yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, dan Yordania karena diyakini mendukung serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.
Inggris akan menggelar pertemuan secara daring dengan 35 negara pada Kamis (2/4). Tujuannya untuk membahas langkah membuka kembali Selat Hormuz, yang telah dibatasi oleh Iran karena konflik dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran telah melampaui batas dan di luar kendali, dengan resiko eskalasi yang jauh lebih luas.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa setiap upaya untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan AS-Israel harus mencakup jaminan guna mencegah serangan kembali terjadi.