Sepakati Gencatan Senjata, Azerbaijan Berencana Berikan Amnesti Bagi Militan Karabakh

Jakarta, IDM - Pemerintah Azerbaijan berencana untuk memberikan amnesti bagi para militan Armenia di Karabakh, jika setuju untuk menyerahkan persenjataan dan perlengkapan militer mereka. Hal itu dilakukan agar perdamaian jangka panjang dapat terwujud.
Dilansir dari Reuters, Jumat (22/9), Penasihat kebijakan luar negeri presiden Azerbaijan, Hikmet Hajiyev mengatakan bahwa rencana itu masih menjadi pertimbangan di kalangan pemerintahan. Sebab, sebagian unit militer Karabakh mengaku akan tetap melanjutkan perlawanan mereka di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kunjungi Markas Militer, Rusia Pererat Hubungan Pertahanan dengan Iran
“Bagi para mantan militer dan kombatan, kami sedang mempertimbangkan amnesti. Namun, saat ini kami melihat beberapa kelompok dan perwira militer yang membuat pernyataan publik bahwa mereka tidak akan menyetujui persyaratan damai kami dan akan terus melakukan perlawanan," kata Hajiyev.
Lebih lanjut, ia menyebut banyak warga Armenia di Karabakh yang telah meminta bantuan kemanusiaan. Menurutnya, Azerbaijan menginginkan reintegrasi damai dengan warga Armenia Karabakh.
Baca Juga: Pemimpin Sudan Peringatkan Konflik Negaranya Dapat Meluas ke Regional Afrika
Sebelumnya, perwakilan etnik Armenia di Nagorno-Karabakh telah bertemu dengan otoritas pemerintahan Azerbaijan untuk gencatan senjata jangka panjang. Perbincangan itu berlangsung beberapa setelah Azerbaijan meluncurkan serangan ke wilayah konflik tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































