Rusia: Pertahankan Dominasi Global, AS Telah Memicu Ketegangan Geopolitik

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah memicu ketegangan geopolitik untuk mempertahankan dominasi global. Hal itu ia ungkapkan di forum diplomasi militer Xiangshan di Cina.
“AS selama bertahun-tahun dengan sengaja melemahkan dan menghancurkan fondasi keamanan internasional dan stabilitas strategis, termasuk sistem perjanjian pengendalian senjata,” kata Shoigu melansir AP, Selasa (31/10).
Baca Juga: AS dan Korsel Gelar Latma Udara, Libatkan 130 Pesawat Militer
Shoigu juga menilai NATO berupaya memperluas pengaruhnya di Asia-Pasifik, dengan dalih dialog dan kolaborasi bersama negara-negara di kawasan. Menurutnya, tindakan Barat bisa memicu konsekuensi bencana yang lebih luas termasuk dengan Rusia.
Ia pun menegaskan kembali komitmen pihaknya yang terbuka untuk negosiasi mengenai konflik di Ukraina dalam kondisi yang tepat dan transparan.
Baca Juga: Situasi Kemanusiaan Kritis, UNRWA Serukan Gencatan Senjata di Gaza
Forum pertahanan itu dihadiri oleh perwakilan militer dari puluhan negara, yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama militer. Sementara, AS turut mengirim delegasinya di kesempatan tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































