Rusia Klaim Berhasil Tembak Jatuh Rudal ATACMS Buatan AS

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menembak jatuh rudal ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan oleh Ukraina. Hal ini mengkonfirmasi bahwa AS memang memasok rudal tersebut.
Baca Juga: Filipina dan Cina Kembali Konfrontasi di Laut Cina Selatan
"Fasilitas pertahanan udara telah menembak jatuh 10 kendaraan udara nirawak Ukraina, enam rudal operasional-taktis ATACMS buatan AS, dan dua bom berpemandu udara Hammer buatan Prancis," tulis Kemhan Rusia melalui Telegram, dilansir pada Kamis (2/5).
Sebelumnya, AS dilaporkan telah mengirim ATACMS secara diam-diam ke Ukraina. Menurut otoritas AS kepada Reuters, rudal-rudal tersebut termasuk dalam paket bantuan militer senilai $300 juta, yang disetujui oleh Presiden Joe Biden pada 12 Maret lalu.
Baca Juga: Ingin ‘Kemenangan Total’, Perdana Menteri Israel akan Perluas Serangan ke Rafah
Ukraina pun disebut telah menggunakannya sebanyak dua kali. Pertama digunakan untuk menyerang lapangan terbang Rusia di Krimea yang berjarak sekitar 165 km dari garis depan Ukraina pada 17 April dini hari. Kemudian, digunakan kembali melawan pasukan Rusia di Ukraina bagian tenggara pada malam harinya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































