POLKAM

Presiden Prabowo Terima Laporan KSAD: 300 Jembatan dan 300 Sekolah Terdampak Bencana Rampung

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait progres pembangunan 300 jembatan gantung perintis dan renovasi 300 sekolah. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait progres pembangunan 300 jembatan gantung perintis dan renovasi 300 sekolah terdampak bencana di wilayah Sumatra.

Laporan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan jajaran pejabat utama TNI AD di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4).

Agenda tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan fasilitas publik, terutama di wilayah terpencil dan daerah terdampak bencana.

Baca Juga: Kemenko Polkam Siapkan Langkah Tegas Tangani Ribuan WNI Eks Operator Scam Internasional

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan capaian TNI AD dalam tiga bulan terakhir menunjukkan kontribusi nyata institusi pertahanan dalam mendukung agenda pembangunan nasional, tidak hanya pada aspek keamanan tetapi juga pada pembangunan sosial dan kemanusiaan.

“Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Seskab Teddy.

Pembangunan ratusan jembatan gantung tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk membuka akses konektivitas masyarakat di wilayah pelosok.

Kehadiran jembatan-jembatan perintis itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan di daerah yang sebelumnya terisolasi.

Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga melaporkan keberhasilan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, termasuk pembangunan 300 titik sumur bor air bersih untuk mendukung aktivitas belajar mengajar yang lebih layak dan sehat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Istana, Taruna Nusantara Disiapkan jadi Pemimpin Bangsa

“Dalam tiga bulan ini pula, telah dirampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra, termasuk pembangunan 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut,” ungkap Teddy.

Program rehabilitasi sekolah tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan pascabencana yang dipercepat pemerintah agar layanan pendidikan tetap berjalan dengan baik.

Fasilitas air bersih yang dibangun bersamaan juga menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan kesejahteraan siswa di daerah terdampak.

Teddy menambahkan keberhasilan pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pekerjaan Umum, terutama dalam mempercepat penyediaan fasilitas umum di desa-desa dan kawasan terpencil.

“TNI AD bersama Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi untuk secepat-cepatnya menyelesaikan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil,” kata Teddy.

Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memastikan program pembangunan berjalan cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses infrastruktur dasar.

Baca Juga: Diplomasi Energi dan Geopolitik, Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin

Laporan yang diterima Presiden Prabowo ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat pembangunan dari pinggiran, sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat.

Di tengah tantangan geografis dan dampak bencana di berbagai daerah, keterlibatan aktif TNI AD dalam pembangunan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Dengan capaian pembangunan 300 jembatan, 300 sekolah, dan 300 titik air bersih hanya dalam kurun waktu tiga bulan, pemerintah menunjukkan komitmen serius untuk membangun Indonesia secara inklusif hingga ke pelosok negeri. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.