POLKAM

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok, Tidak akan Bergabung Aliansi Militer

Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak bergabung dengan aliansi militer mana pun.

Sikap tersebut merupakan bagian dari prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan diplomasi Indonesia.

Presiden menekankan Indonesia memilih untuk berdiri mandiri dan tidak memihak blok kekuatan tertentu di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Baca Juga: Menko Polkam Resmikan 104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Aceh Utara

Menurut Prabowo, Indonesia tetap membuka hubungan persahabatan dengan seluruh negara, namun tidak akan terikat pada persekutuan militer yang berpotensi menyeret Indonesia ke dalam konflik kepentingan global.

“Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun. Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri dan membangun kekuatan pertahanannya sendiri,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan postur militer Indonesia bersifat defensif, dengan tujuan menjaga stabilitas kawasan dan melindungi kepentingan nasional.

Maka dari itu, pembangunan kekuatan pertahanan nasional tetap menjadi prioritas pemerintah.

Baca Juga: Akhir Maret, Presiden Prabowo Bakal Temui Kaisar Jepang hingga PM Sanae Takaichi

Prabowo juga menyinggung keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diprakarsai oleh Amerika Serikat.

Ia menegaskan posisi Indonesia di forum tersebut semata-mata untuk memperjuangkan perdamaian, termasuk mendorong kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.

“Jika kami berada di dalamnya, kami masih bisa memengaruhi proses menuju solusi jangka panjang, yaitu Palestina merdeka melalui solusi dua negara,” terangnya.

Baca Juga: Konflik Global Memanas, Presiden Prabowo Dorong Efisiensi Anggaran Negara Seperti di Pakistan

Namun demikian, rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza untuk sementara ditunda karena meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator dalam ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian global.

Ia menekankan dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik dalam menyelesaikan konflik internasional.
“Saran saya selalu mencari opsi damai. Dunia membutuhkan dialog, bukan eskalasi konflik,” pungkas Prabowo. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.