Presiden Prabowo Instruksikan Pemerintah Kerja Tanpa Libur Tangani Bencana di Sumatra

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan seluruh kementerian dan lembaga negara agar tidak mengambil libur dan tetap fokus penuh menangani bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
Instruksi tersebut disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (25/12).
Baca Juga: Presiden Prabowo: Natal Momentum Strategis Perkuat Persatuan Bangsa
“Semua harus terus bekerja tanpa henti dan mengerahkan seluruh sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana sampai kehidupan masyarakat pulih dan menjadi lebih baik,” ujar Pratikno.
Pratikno menyebut, pemerintah pusat bersama BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terus mempercepat penanganan darurat dan transisi menuju pemulihan.
Fokus utama pemerintah adalah keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan rehabilitasi wilayah terdampak.
Baca Juga: Negara Dirugikan Puluhan Tahun, Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Baru Dimulai
Hingga saat ini, 12 dari 52 kabupaten/kota terdampak telah memasuki fase transisi pemulihan.
Namun, di Provinsi Aceh masih terdapat 10 kabupaten yang memperpanjang status tanggap darurat demi memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































