POLKAM

Presiden Prabowo Dorong Percepatan Waste to Energy, Sampah Kota Besar Ditargetkan Jadi Energi Listrik

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat di kediaman pribadinya, di Hambalang, Bogor. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM - Presiden RI Prabowo Subianto mendorong percepatan implementasi program Waste to Energy (WtE) sebagai solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah di kota-kota besar Indonesia.

Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut secara khusus membahas progres pengembangan program WtE yang saat ini difokuskan di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi dan volume sampah besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, hingga Bali.

Baca Juga: Presiden Prabowo Perkuat Peran Indonesia di Dunia Islam, Serukan Perdamaian Iran-Israel

Menurut Teddy, program Waste to Energy dipandang sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan kronis di kawasan perkotaan.

Melalui pendekatan berbasis teknologi, sampah tidak hanya dikelola untuk mengurangi timbunan, tetapi juga diolah menjadi sumber energi alternatif yang berkelanjutan.

“Program ini diharapkan mampu mengurangi beban lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Presiden Prabowo di Mata Warga Aceh Tamiang: Pemimpin yang Memahami Rakyat Kecil

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya langkah cepat, terukur, dan terintegrasi dari pemerintah pusat agar persoalan sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan maupun sosial di daerah.

Ia menilai, penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan hingga pemanfaatannya sebagai energi.

Pemerintah juga melihat program ini sebagai bagian dari strategi besar hilirisasi sumber daya domestik, di mana sampah diposisikan sebagai bahan baku yang memiliki nilai tambah, bukan sekadar limbah.

Baca Juga: Arus Balik Dipantau Ketat, Pemerintah Pastikan Perjalanan Tetap Lancar

Selain berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, implementasi WtE juga berpotensi membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan listrik berbasis sumber daya lokal.

“Presiden menginginkan sampah yang selama ini menumpuk dapat segera diolah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ykb)


PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.