INTERNASIONAL

Pidato Perdana, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Beri Peringatan Tegas

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Foto: Dok. Spesial)

Jakarta, IDM – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan nasional dan mengatakan bahwa Selat Hormuz akan terus ditutup untuk menekan musuh. Ia juga memberi peringatan tegas, yang ditujukan kepada Amerika Serikat (AS) serta Israel.

Dalam pernyataan tertulis yang disiarkan melalui Press TV, Jumat (13/3), ia memulai dengan mengenang tewasnya Pemimpin Tertinggi terdahulu Ayatollah Ali Khamenei serta masyarakat akibat konflik.

Ia mengingatkan rakyat bahwa kekuatan mereka adalah persatuan, yang harus dijaga termasuk di tengah masa sulit. "Jika kekuatan Anda tidak muncul, baik kepemimpinan maupun lembaga-lembaga mana pun, yang tujuan sebenarnya adalah untuk melayani rakyat, tidak akan berfungsi dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Rosatom Evakuasi 150 Staf dari PLTN Iran

Kepada militer Iran, ia mengucapkan apresiasi atas upaya mereka membela negara dari imperialisme global. Menurutnya, pukulan telak terhadap musuh dapat menimbulkan "penyesalan yang berkelanjutan".

“Kehendak rakyat adalah untuk melanjutkan pertahanan yang efektif, dan kehadiran mereka di medan perang harus dipertahankan. Selat Hormuz harus tetap tertutup,” kata Khamenei.

Ia juga mengakui peran penting yang dimainkan oleh front perlawanan, khususnya Hizbullah, Yaman, dan Irak. “Kami menganggap negara-negara front perlawanan sebagai sahabat terbaik kami,” imbuhnya.

Baca Juga: Indonesia dan 7 Negara Kecam Israel yang Menutup Akses Masjid Al-Aqsa

“Perjuangan adalah bagian yang tak terpisahkan dari nilai-nilai Revolusi Islam. Solidaritas negara-negara ini memperpendek jalan untuk mematahkan rencana Zionis," sambungnya.

Ia memeringatkan negara-negara tetangga untuk mempertimbangkan kembali hubungan mereka dengan AS dan Israel. Sebab, beberapa negara itu menjadi lokasi aset dan pangkalan militer AS, yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Ia menegaskan bahwa Iran akan terus menargetkan pangkalan AS di negara-negara tetangga. Namun, Iran tetap berkomitmen untuk menjalin hubungan baik dengan mereka jika mereka berhenti menampung 'instalasi militer asing' tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.