Perkuat Struktur, Menko Djamari Lantik Staf Ahli dan Lima Staf Khusus Baru

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) resmi melantik satu Staf Ahli dan lima Staf Khusus Menko Polkam.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur pendukung dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan strategis di lingkungan Kemenko Polkam.
Baca Juga: Kemenko Polkam: Dana Otonomi Khusus Papua Harus Optimal untuk Kelompok Rentan
Laksma TNI Agoeng Moh. Kancana ditetapkan sebagai Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman. Adapun lima Staf Khusus yang turut dilantik meliputi, Mayjen TNI (Purn) Nurdin Zainal sebagai Staf Khusus Program Prioritas Nasional kemudian Janmat Sembiring sebagai Staf Khusus Hubungan Lembaga dan Komunikasi Sosial.
Lalu, Mayjen TNI (Purn) Arri Sujono sebagai Staf Khusus Politik dan Ekonomi, Mayjen TNI (Purn) Syafnil Armen sebagai Staf Khusus Intelijen, Aktivis, dan Pergerakan, dan Brigjen Pol. Victor Sahat Parulian Siagian sebagai Staf Khusus Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
Dalam sambutannya, Menko Djamari menekankan pentingnya profesionalitas, integritas, dan kemampuan teknis para pejabat baru.
Baca Juga: Diplomatic Tour 2025 jadi Pondasi Baru Diplomasi Indonesia di Pasifik
“Saya meyakini dengan bekal pendidikan, pengalaman serta pemahaman di berbagai bidang penugasan, saudara akan mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Pelantikan tersebut merujuk pada ketentuan Perpres Nomor 141 Tahun 2024 yang mempertegas mandat Kemenko Polkam dalam koordinasi serta sinkronisasi kebijakan bidang politik dan keamanan.
Menko meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memberikan rekomendasi strategis yang berbasis data dan memperkuat soliditas internal.
Baca Juga: Kemenko Polkam Dorong Penguatan Komcad dan Komduk di Sumut
“Tantangan kita hari ini sangat dinamis. Saya ingin semua pejabat baru memberikan rekomendasi yang konkret dan berbasis data,” katanya.
Upacara ditutup dengan seruan agar para pejabat meningkatkan kualitas pengabdian, sekaligus memperkuat peran Kemenko Polkam dalam mendukung agenda prioritas nasional. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































