Perkuat Postur Militer, Kapal Selam AS Kembali Kunjungi Korsel

Jakarta, IDM - Kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat (AS) kembali berkunjung ke pelabuhan Korea Selatan (Korsel) pada beberapa waktu lalu. Kunjungan itu merupakan wujud kedua negara memperkuat kerja sama sekaligus menciptakan efek deterrence terhadap Korea Utara (Korut).
Dilansir dari Yonhap, Senin (24/7), kapal selam USS Annapolis dilaporkan telah memasuki pangkalan Angkatan Laut Korsel di Pulau Jeju. Kunjungan itu menandai langkah awal kedua negara dalam memperingati hubungan bilateral yang telah terjalin sejak tahun 1953.
Baca Juga: Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik di Tengah Ketegangan yang Meningkat
"Angkatan Laut kedua negara berencana untuk memperkuat postur pertahanan gabungan dengan kedatangan USS Annapolis, dan melakukan beberapa kegiatan untuk memperingati 70 tahun aliansi antar negara tersebut," kata Angkatan Laut Korsel.
Nantinya, kedua negara juga akan melakukan latihan operasi anti-kapal dan anti-kapal selam. Selain mempererat kerja sama, kedatangan kapal itu juga bertujuan untuk memperkuat postur militer AS di Semenanjung Korea, usai Korut meluncurkan rudal balistik pada minggu lalu.
Baca Juga: Rusia Sebut Ukraina Telah Luncurkan Bom Cluster di Medan Tempur
Sebelumnya, AS juga telah mengerahkan USS Kentucky ke pelabuhan Busan dan menjadi kunjungan kapal selam AS perdana sejak 1980-an. Pasukan gabungan AS-Korsel menyebut langkah itu mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk upaya menghadapi ancaman Korut dan menjaga stabilitas perdamaian di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































