Kementerian Pertahanan Korea Utara (Kemhan Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) karena mengerahkan kapal selam nuklir ke Korea Selatan (Korsel), yang mengancam stabilitas keamanan regional.
Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksamana Madya (Purn) Amarullah Octavian, mengatakan TNI AL harus memiliki senjata berteknologi nirawak (unmanned system) yang mampu mendeteksi kapal selam nuklir.
Rusia mengatakan bahwa kapal selam nuklir Imperator Alexander III telah berhasil meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua Bulava pada beberapa waktu lalu.
Korea Utara (Korut) meresmikan 'kapal selam tempur nuklir taktis' pertamanya untuk ditugaskan berpatroli di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang. Peresmian itu disebut sebagai bukti kekuatan Angkatan Laut Korut yang semakin berkembang.
Kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat (AS) kembali berkunjung ke pelabuhan Korea Selatan (Korsel) pada beberapa waktu lalu. Kunjungan itu merupakan wujud kedua negara memperkuat kerja sama sekaligus menciptakan efek deterrence terhadap Korea Utara (Korut).
Pemerintah Kuba secara tegas menolak kehadiran kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS) di Teluk Guantanamo pada beberapa waktu lalu. Langkah itu disebut sebagai eskalasi provokatif yang mengancam stabilitas perdamaian di kawasan.
Korea Utara (Korut) mengecam rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengerahkan kapal selam bertenaga nuklir di perairan Semenanjung Korea. Menurut Korut, langkah AS itu disebut dapat memicu eskalasi konflik bersenjata nuklir.
Prancis mulai melakukan uji coba kapal selam terbarunya, SSN Duguay-Trouin sejak 27 Maret di pangkalan angkatan laut Cherbourg, Normandy. Nantinya, kapal selam ini mulai aktif digunakan angkatan laut pada pertengahan tahun 2023.
Pemerintahan Australia sepakat untuk membeli tiga kapal selam nuklir kelas Virginia dibawah kemitraan keamanan trilateral dengan AS dan Inggris yang disebut AUKUS. Ketiga negara ini juga akan bekerja sama membangun pertahanan bawah air selama tiga dekade mendatang.
Kepala Dukungan Angkatan Laut Rusia Vladimir Maltsev, mengumumkan penonaktifan kapal selam nuklir Rusia, Dmitry Donskoy (TK-208). Pensiunnya kapal itu dikarenakan mengalami kerusakan.