Perkuat Pertahanan Komunikasi Ukraina, AS Sepakat Beli Layanan Satelit Starlink

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) telah menyepakati kontrak pembelian layanan komunikasi satelit Starlink SpaceX yang akan digunakan oleh pasukan Ukraina di medan tempur.
Dilansir dari Reuters, Jumat (2/6), pembelian layanan komunikasi satelit tersebut merupakan komitmen AS dalam membantu Ukraina memukul mundur Rusia dalam konflik bersenjata yang telah berlangsung selama 16 bulan.
Baca Juga: Malaysia Tahan Kapal Cina yang Jarah Bangkai Kapal Perang era PD II
“Kami terus bekerja dengan berbagai mitra global untuk memastikan Ukraina memiliki satelit tangguh dan kemampuan komunikasi yang mereka butuhkan,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.
Selama ini, Starlink telah digunakan oleh pasukan Ukraina termasuk komunikasi di medan perang. Melalui program khusus bantuan Ukraina, AS telah memfasilitasi pemerintahan Zelensky akses layanan internet Stralink agar menjaga penduduk sipil tetap terhubung semenjak Rusia menginvasi.
Baca Juga: Pertama kali, AUKUS Gelar Latma Militer Menggunakan Kecerdasan Buatan
“Namun, untuk alasan keamanan operasional dan sifat kritis dari sistem ini, kami tidak memiliki informasi tambahan mengenai kemampuan, kontrak, atau mitra khusus yang dapat disebarluaskan,” ujar Pentagon.
Rusia telah beberapa kali melakukan percobaan sabotase terhadap layanan internet di Ukraina. Bahkan, AS menyebutkan bahwa layanan satelit Starlink pernah coba diblokir oleh pihak intelijen Rusia. Kendati demikian, pihak SpaceX bekerjasama dengan Pentagon untuk memperkuat pertahanan terhadap layanan perangkat lunak tersebut. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































