Pertama kali, AUKUS Gelar Latma Militer Menggunakan Kecerdasan Buatan

Jakarta, IDM – AUKUS berhasil menggelar latihan militer bersama (latma) dengan menerbangkan pesawat nirawak yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk pertama kalinya, di landasan udara Upavo, Inggris pada 28 April lalu.
Dilansir dari Defense.gov.au, laman resmi Kementerian Pertahanan Australia, Jumat (2/6) pesawat nirawak tersebut diterbangkan menggunakan kecerdasan buatan yang juga mampu mendeteksi dan mengidentifikasi target secara real-time.
Baca Juga: Lindungi PLT Nuklir, Rusia dan Ukraina Didesak Patuhi Zona Demiliterisasi
"Ini adalah contoh pertama dari kemampuan kecerdasan buatan Australia, Inggris, dan AS yang dikembangkan bersama, digunakan pada sistem koalisi untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian," bunyi pernyataan bersama negara-negara anggota AUKUS.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa anggota AUKUS menilai perkembangan teknologi buatan telah semakin pesat termasuk penggunaannya untuk kepentingan militer. Sejalan dengan itu, sangat penting bagi mereka meningkatkan interoperabilitas untuk menjaga keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga: Malaysia Tahan Kapal Cina yang Jarah Bangkai Kapal Perang era PD II
"Lingkungan strategis berkembang pesat, artinya kita harus mengadaptasi teknologi dengan cepat jika ingin mempertahankan keunggulan operasional kita." (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































