Perang Global Memanas, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa jadi Energi Indonesia

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan energi Indonesia tetap berada dalam kondisi aman meskipun dunia tengah menghadapi ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata di Timur Tengah.
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia menjadi modal strategis untuk menjaga kemandirian energi nasional.
Presiden menjelaskan bahwa sejumlah komoditas pertanian seperti kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu berpotensi besar menjadi sumber energi alternatif yang mampu menggantikan ketergantungan terhadap bahan bakar impor.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi TNI Bangun Ratusan Jembatan untuk Pelosok Negeri
“Kita memiliki karunia besar dari Yang Mahakuasa bahwa kebutuhan BBM kita nanti bisa berasal dari tanaman-tanaman kita sendiri,” kata Prabowo.
Ia menambahkan, pengembangan energi berbasis sumber daya alam domestik menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional, terutama saat harga minyak dunia melonjak akibat konflik internasional.
Selain sektor energi, Presiden juga menyoroti keberhasilan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Indonesia Pegang Teguh Prinsip Bebas Aktif dalam Diplomasi Global
Menurutnya, ketersediaan pangan yang melimpah memberikan ruang bagi pemerintah untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan mempertahankan kebijakan subsidi energi bagi masyarakat.
“Kita bersyukur bahwa swasembada energi hampir kita capai, dan kita sudah sampai pada swasembada beras,” ujar Presiden.
Prabowo juga mengingatkan meskipun tantangan global masih besar, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat kuat berkat kekayaan alam yang terus ditemukan dan dikembangkan.
“Saya sudah mempelajari angka-angka. Setiap hari kita menemukan kekayaan baru. Kita mungkin menghadapi kesulitan, tetapi saya yakin kita akan keluar dari krisis ini lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari,” katanya.
Baca Juga: Menko Polkam: Kolaborasi Nasional Penting untuk Ciptakan Internet Aman bagi Anak
Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
“Bersatu kita kuat. Dengan kerja sama yang baik, kita akan keluar dari situasi global yang sulit ini dalam keadaan yang lebih baik,” pungkas Prabowo. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































