Pentagon Selidiki Dugaan Dokumen Perang Rahasia yang Bocor di Media Sosial

Jakarta, IDM – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon melakukan penyelidikan terkait tersebarnya tangkapan layar (screenshots) yang diduga memuat dokumen rahasia tentang Ukraina di Telegram dan Twitter. Dokumen tersebut memuat informasi perang maupun rencana bantuan militer dan kekuatan pasukan Ukraina.
Dilansir dari NPR, Sabtu (9/4) Pentagon mengakui mereka sedang menyelediki keaslian dari dokumen tersebut. Sebab, tangkapan layar yang tersebar nampak telah diubah dari format aslinya. Setidaknya satu dokumen menjelaskan tentang kapan, bagaimana, dan di mana Ukraina akan meluncurkan serangan balasan terhadap Rusia.
Baca Juga: Resmi Jadi Anggota, Finlandia Tambah Kekuatan Signifikan Bagi NATO
Beberapa dari mereka yang mengunggah di media sosial tampaknya merupakan individu yang bersembunyi dengan menggunakan nama samaran. Sejauh ini, sumber pertama yang mengunggah dokumen itu belum diidentifikasi.
Selain itu, motif untuk menyebarkan informasi rahasia tersebut belum diketahui, karena badan intelijen pemerintah mana pun pasti berusaha untuk menyembunyikan dan menjaga, bukannya mengungkapkan dokumen rahasia yang mereka miliki.
Baca Juga: AS, Korsel dan Jepang Sebut Aktivitas Siber Korut Berbahaya
Menurut juru bicara Presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, kebocoran itu merupakan bagian dari operasi disinformasi Rusia untuk menyebarkan keraguan tentang kemampuan serangan balasan Ukraina.
“Tujuan kebocoran data rahasia sudah jelas: mengalihkan perhatian, menimbulkan keraguan dan saling curiga, yang menabur perselisihan. Rusia sedang mencari cara untuk merebut kembali inisiatif, ini hanyalah elemen standar dari permainan operasional intelijen,” ujar Podolyak melalui Twitternya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































