Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon melakukan penyelidikan terkait tersebarnya tangkapan layar (screenshots) yang diduga memuat dokumen rahasia tentang Ukraina di Telegram dan Twitter. Dokumen tersebut memuat informasi perang maupun rencana bantuan militer dan kekuatan pasukan Ukraina.
Pemerintah Ukraina memiliki sebuah layanan khusus atau hotline bagi tentara Rusia yang ingin menyerah. Dengan menghubungi nomor khusus atau melalui aplikasi pesan Telegram, program "I Want To Live" telah dimulai sejak September tahun lalu yang diatur oleh Departemen Tawanan Perang Ukraina.