POLKAM

Pemerintah Perkuat Strategi Nasional Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Kemenko Polkam
Kemenko Polkam perkuat strategi nasional perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat strategi nasional dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Identifikasi Masalah Pelindungan PMI yang digelar di Tangerang Selatan, Banten.

Rapat dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Asia, Nur Rokhmah Hidayah, dan menjadi forum sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk merespons kompleksitas persoalan PMI, mulai dari tahap pra penempatan, masa bekerja di luar negeri, hingga purna penempatan.

Baca Juga: Berkaca Perang Ukraina-Rusia, BSSN Sebut Ruang Siber Dimanfaatkan untuk Operasi Khusus

Sejumlah tantangan utama dibahas, antara lain tata kelola penempatan PMI, penanganan WNI yang terlibat dalam sektor online scam, pemutakhiran formulir screening Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), lalu penyusunan National Referral Mechanism (NRM).

Rapat juga turut membahas soal optimalisasi peran desa, ketersediaan shelter domestik, hingga penguatan regulasi untuk memberikan efek jera kepada pelanggar.

“Identifikasi masalah ini adalah fondasi bagi kita untuk menyusun langkah tindak lanjut yang nyata dalam pelindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri dan penanganan akar masalah di dalam negeri,” ujar Nur Rokhmah.

Baca Juga: Menko Polkam: Indonesia-Australia Perkuat Sinergi Keamanan lewat MCM ke-11

Nur Rokhmah menegaskan pentingnya penguatan pelindungan PMI dari tingkat akar rumput melalui program Desa Migran Emas sebagai upaya pencegahan penempatan nonprosedural sejak hulu.

Adapun rapat ini dihadiri perwakilan kementerian dan lembaga terkait, antara lain Kemlu, Kemdagri, Kemimipas, Kemsos, KPPPA, KP2MI, Kemkes, Kemdes PDT, TNI, Polri, BIN, BNN, BNPT, Bakamla, LPSK, serta BP3MI Banten. (ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.