Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mematangkan posisi nasional menjelang Pertemuan Ke-2 International Migration Review Forum (IMRF) yang akan digelar di Markas Besar PBB, New York, pada 5–8 Mei 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat strategi nasional dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
KRI Lepu-861 yang tergabung dalam Patroli Terkoordinasi Malaysia Indonesia (Patkor Malindo 167/25) menangkap kapal pengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural di perairan Selat Malaka, Kamis (27/2).
Prajurit Pos TNI AL (Posal) Bengkalis yang tergabung dalam tim fleet one quick response (F1QR) menggagalkan pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Riau, Selasa (4/2).
TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad mengawal kepulangan 199 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Tawau, Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Jumat (6/12/2024) kemarin.
Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasil mengamankan 36 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang bertolak dari Malaysia ke Indonesia.
Bakamla RI mengevakusi delapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak kembali ke Tanah Air secara ilegal di Pelabuhan Saleh, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, Rabu (19/7). Bakamla menggunakan KN Belut Laut-406 dalam operasi tersebut.
Tim Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia, beberapa waktu lalu.