HANKAM

Tim Bais TNI Gagalkan Upaya 4 WNI Hendak Jadi TKI Ilegal di Malaysia

TKI Ilegal
TNI Gagalkan 4 WNI hendak jadi TKI Ilegal di Malaysia. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Tim Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia, beberapa waktu lalu.

"Tim Bais TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat orang calon pekerja migran Indonesia asal dari Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi," demikian keterangan dari Puspen TNI, dikutip Senin (22/5).

Baca Juga: TNI AU dan RAAF Asah Kemampuan Patroli Maritim dalam Latma Albatross AUSINDO 2023

Sebelum mencapai Malaysia, para calon pekerja itu berupaya masuk melalui Kampung Jangkang Dusun Guna Banir, Desa Segumum, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Penindakan tersebut berhasil dilakukan di sebuah pencucian mobil di Jalan Lintas Melenggang Dusun Entungun, Desa Balai Karangan.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan informasi dari warga setempat. Mereka mengendus indikasi kegiatan PMI masuk Malaysia melalui jalur tidak resmi.

"Berdasarkan hasil pengakuan dari calon PMI, mereka akan masuk ke Serian Sarawak, Malaysia bagian timur, tanpa dilengkapi dokumen resmi dan nantinya akan bekerja di peternakan ayam di Serian Sarawak, Malaysia," jelas Puspen TNI.

Baca Juga: KSAD: Kekuatan TNI Angkatan Darat Belum Ideal Karena Masalah Anggaran

Para PMI bercerita keberangkatan mereka ke Malaysia bermula dari ajak teman sekampung yang lebih dulu merantau ke negeri jiran. Mereka harus mengeluarkan biata sebesar Rp6,7 juta untuk melancarkan perjalanannya.

Proses hukum selanjutnya akan dilalukan Tim Bais TNI usai berkoordinasi dengan Polres Entikong dan menyerahkan keempat calon pekerja ilegal beserta barang bukti berupa kendaraan travel dengan nomor polisi KB-1280-DC. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.