Pemerintah Kawal Tuntas Kasus Penyiraman Aktivis, Apresiasi Sinergi Polri dan TNI

Jakarta, IDM – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengawal secara penuh proses hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Apresiasi disampaikan kepada TNI dan Polri yang dinilai sigap dalam mengidentifikasi terduga pelaku melalui proses investigasi berbasis bukti, termasuk pemeriksaan saksi dan analisis data lapangan.
Kepala Bakom RI Angga Raka Prabowo menyebut langkah tersebut sebagai bukti keseriusan aparat dalam menjaga supremasi hukum.
Baca Juga: Fokus Perdamaian, Presiden Prabowo Tahan Pengerahan Pasukan ke Gaza
“Kecepatan dan profesionalisme aparat menjadi fondasi penting dalam memastikan keadilan bagi korban serta menjaga kepercayaan publik,” kata Angga.
Dalam perkembangan terbaru, Puspom TNI telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan intensif kini tengah dilakukan guna mendalami peran masing-masing pihak.
Pemerintah menilai sinergi antara Polri dan TNI menjadi indikator penting bahwa penegakan hukum berjalan secara terkoordinasi dan transparan.
Baca Juga: Para Menteri Rakor di Kemhan, Bahas Program Strategis Presiden
Lebih lanjut, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan kekerasan, serta memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara tegas dan akuntabel.
“Negara memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan perlindungan hukum dan ruang demokrasi tetap terjaga,” ujar Angga.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, demi menjaga stabilitas sosial di tengah proses hukum yang berjalan. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































