PBB: Israel Tolak 107 Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza

Jakarta, IDM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa Israel telah menolak 107 permintaan atas masuknya pasokan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sejak gencatan senjata 10 Oktober lalu.
Baca Juga: Hamas Setujui Menteri Otoritas Palestina Kelola Gaza, Tolak Pasukan Asing
"Mitra kami melaporkan bahwa sejak gencatan senjata, otoritas Israel telah menolak 107 permintaan masuknya bahan-bahan bantuan, termasuk selimut, pakaian musim dingin, serta peralatan dan material untuk memelihara dan mengoperasikan layanan air, sanitasi, dan kebersihan," ujar Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq, melansir keterangan laman PBB Un.org, Jumat (7/11).
Ia mengungkapkan, hampir 90 persen permintaan yang ditolak berasal dari sekitar 30 lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal dan internasional. Sebagian besar permintaan itu ditolak dengan alasan bahwa organisasi-organisasi tersebut tidak berwenang membawa bantuan ke Gaza.
Baca Juga: Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur
Adapun, sebagian material yang ditolak diklasifikasikan oleh otoritas Israel sebagai barang yang berada di luar cakupan bantuan kemanusiaan atau dianggap sebagai barang “Dual Use”, yang dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. Barang-barang itu antara lain panel surya, generator, dan suku cadang kendaraan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































