PBB: Butuh 14 Tahun untuk Bersihkan Puing dan Bom Belum Meledak di Gaza

Jakarta, IDM - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan bahwa butuh sekitar 14 tahun untuk membersihkan sedikitnya 37 juta ton puing akibat perang di Gaza, yang sebagian besar merupakan bom belum meledak.
Dilansir dari Un.org, Sabtu (27/4), perwakilan badan PBB terkait ranjau atau UNMAS, Pehr Lodhammar, mengatakan bahwa mustahil untuk menentukan jumlah pasti bom yang belum meledak di daerah tersebut. Namun, setiap meter persegi di Jalur Gaza yang terkena dampak konflik memiliki sekitar 200 kilogram puing.
Baca Juga: Perang Saudara, Penduduk Sudan Alami Kekurangan Pangan Ekstrem Tahun 2023
“Setidaknya 10 persen dari amunisi yang ditembakkan berpotensi gagal berfungsi… Berdasarkan (jumlah) puing-puing di Gaza saat ini, dengan 100 truk kita berbicara tentang 14 tahun kerja untuk menghilangkannya,” katanya.
Israel pun disebut telah melakukan pembunuhan karena pengeboman intens di Gaza, yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut. Dimana sekitar 65 persen bangunan yang hancur adalah pemukiman.
Baca Juga: Korut Uji Coba Roket Ganda Baru Berukuran 240 Milimeter
Selain itu, otoritas kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas terus bertambah, yaitu kini sekitar 34.350 orang dan lebih dari 77.360 lainnya terluka. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































