NATO Pertegas Komitmen Kirim Senjata ke Ukraina

Jakarta, IDM - Negara-negara anggota NATO kembali menegaskan komitmen bantuan terhadap Ukraina, di tengah munculnya kekhawatiran atas dukungan dari Amerika Serikat (AS) yang menipis.
"Sekutu menegaskan kembali tekad untuk mendukung jalan Ukraina menuju NATO dan mendukung mereka dalam membela negaranya," kata Sekjen Jens Stoltenberg melansir laman resmi NATO, Rabu (29/11).
Baca Juga: Iran Finalisasi Pembelian Pesawat Tempur Rusia
Ia menjelaskan, komitmen NATO itu berkaitan dengan bantuan dana, pusat pelatihan baru untuk pilot Ukraina, dan penyediaan lebih banyak pertahanan udara maupun amunisi.
"Hal ini membantu menyelamatkan nyawa warga Ukraina dan mengirimkan pesan ke Rusia bahwa dukungan kami tidak akan goyah," jelasnya.
Baca Juga: Pesawat Militer AS V-22 Osprey Jatuh di Laut Lepas Jepang
Kekhawatiran meningkat mengenai masa depan dukungan Barat khususnya AS terhadap Ukraina ketika jenderal Kyiv menyebut konflik telah mencapai “jalan buntu” pada beberapa waktu lalu. Kendati demikian, Presiden Zelensky membantah klaim tersebut dan tetap optimis menghadapi konflik yang memasuki bulan ke-20 tersebut.
Zelensky pun terus mendorong sekutu untuk menambah bantuan senjata khususnya sistem pertahanan udara di tengah meningkatnya serangan drone Rusia. Sementara, AS telah memberi lebih dari $40 miliar bantuan keamanan kepada Ukraina dan berjanji tetap mendukung selama diperlukan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































