Pesawat Militer AS V-22 Osprey Jatuh di Laut Lepas Jepang

Jakarta, IDM - Sebuah pesawat militer milik Amerika Serikat (AS) V-22 Osprey jatuh di laut lepas pantai selatan Jepang. Otoritas penjaga pantai Jepang kini masih melakukan operasi SAR terhadap delapan orang awak pesawat tersebut.
Dilansir dari AP, Rabu (29/11), kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.47 waktu setempat, dengan saksi mata mengatakan bahwa mesin kiri pesawat tampak terbakar saat terjun bebas ke laut. Belum diketahui Osprey itu merupakan armada dari pangkalan AS wilayah mana, namun diduga lepas landas dari Iwakuni ke Okinawa.
Baca Juga: Korut Klaim Satelit Militernya Berhasil Memotret Wilayah Penting di Amerika Serikat
"Rincian tentang apa yang terjadi pada Osprey, sebuah pesawat tiltrotor yang dapat berfungsi sebagai helikopter dan pesawat turboprop, serta penumpang di dalamnya belum diketahui," kata juru bicara penjaga pantai Jepang Kazuo Ogawa.
Ogawa menjelaskan, pihaknya menerima panggilan darurat dari sebuah kapal nelayan di dekat lokasi jatuhnya pesawat di lepas pantai Yakushima. Mereka pun segera menindaklanjuti laporan itu dan dikonfirmasi bahwa pesawat yang jatuh merupakan V-22 Osprey.
Baca Juga: Iran Finalisasi Pembelian Pesawat Tempur Rusia
Pada bulan Agustus lalu, pesawat Osprey juga pernah jatuh di lepas pantai Australia utara saat mengangkut pasukan selama latihan militer rutin, yang menewaskan tiga Marinir AS. Kecelakaan lainnya terjadi di lepas pantai Okinawa pada bulan Desember 2016, yang menyebabkan pesawat itu dilarang terbang sementara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































