Menlu Iran-Cina Bertemu, Tegaskan Pentingnya Upaya Diplomatik

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi bertemu Menlu Cina Wang Yi di Beijing pada Rabu (6/5). Pertemuan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) terkait Selat Hormuz.
Kunjungan Araghchi ke Beijing merupakan yang pertama kali sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Namun, Araghchi aktif melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Wang, setidaknya tiga kali sejak pecahnya konflik.
Baca Juga: Trump Tegaskan Tidak Izinkan Iran Miliki Senjata Nuklir
Dalam pertemuan itu, Araghchi menyatakan bahwa krisis tidak dapat diselesaikan melalui kekuatan militer, melainkan perlu solusi komprehensif dan permanen. Ia juga mengapresiasi usulan empat poin Presiden Xi Jinping untuk mendorong perdamaian dan stabilitas regional.
Sementara, Wang menekankan posisi Cina yang aktif mendukung perundingan perdamaian sejak pecahnya konflik. Ia pun mendukung Iran menjaga kedaulatan dan mengapresiasi kesediaan Iran untuk mencari solusi melalui jalur diplomatik.
Baca Juga: UEA Cegat 12 Rudal Balistik dari Iran
Mengenai isu nuklir, Cina mengakui hak Iran untuk menggunakan energi nuklir secara damai. Cina turut menganjurkan agar negara-negara Teluk dan Timur Tengah mendorong upaya diplomatik guna mencapai hubungan bertetangga yang baik.
"Wang Yi menekankan bahwa Cina adalah mitra strategis Iran yang dapat diandalkan," tulis Kemlu Cina melansir Fmprc.gov.cn, Rabu (6/5). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































