INTERNASIONAL

Melalui Simulasi Perang, Rudal Hipersonik Cina Berhasil Hancurkan USS Gerald R. Ford

USS Gerald R. Ford
Kapal Induk USS Gerald R. Ford. (Foto: Dok. Navy.mil)

Jakarta, IDM – Rudal hipersonik Cina diklaim mampu hancurkan USS Gerald R. Ford, kapal induk terbesar di dunia milik Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu didasarkan atas sebuah simulasi perang melalui program khusus oleh pakar militer Cina.

Dilansir dari SCMP, Minggu (28/5), militer Cina diklaim mampu menenggelamkan armada kapal induk USS Gerald R. Ford dengan 24 rudal hipersonik dalam sebuah simulasi komputer yang diprogram oleh tim peneliti Cina pada platform perangkat lunak.

Baca Juga: Pentagon Sebut F-16 Bukan ‘Senjata Ajaib’ bagi Ukraina

Hasil penelitian yang dipimpin oleh Cao Hongsong dari North University of China ini mengatakan bahwa hampir setiap hantaman rudal berhasil menghancurkan permukaan kapal dengan panjang 337 meter dan berat 100.000 ton tersebut.

Dalam simulasi itu, kapal USS Gerald R. Ford disebut bergerak maju dan melewati batas teritorial Cina di wilayah Laut Cina Selatan. Sementara, pasukan bersenjata Cina meluncurkan rudal dari berbagai wilayah salah satunya Gurun Gobi. Setelah tembakan rudal yang ke-24, kapal pun akhirnya tenggelam.

Baca Juga: Presiden Serbia Perintahkan Tentara Siaga Tempur di Perbatasan Kosovo

“Latihan perang terhadap kapal induk AS, yang sebelumnya dianggap tidak dapat tenggelam oleh senjata konvensional, dapat dihancurkan dengan pasti oleh serangan hipersonik dalam jumlah yang relatif kecil,” tulis penelitian tersebut.

Perencaan tempur sering menggunakan simulasi melalui komputer untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Namun, para ahli memperingatkan bahwa hasil dari perangkat lunak itu tidak dapat terlalu diandalkan dalam konflik kehidupan nyata. Sebab, kondisi medan, cuaca dan faktor tak terduga lainnya dapat mengganggu strategi maupun persenjataan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.