May Day 2026: Presiden Prabowo Sampaikan Janji untuk Rakyat Kecil

Jakarta, IDM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 tercatat sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Indonesia.
Sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sejak 1 Mei dini hari.
Mereka datang dengan membawa atribut serikat pekerja, spanduk tuntutan, serta semangat solidaritas yang kental.
Kehadiran mereka tidak hanya menjadi simbol perayaan tahunan, tetapi juga wujud nyata dari suara kolektif kaum pekerja yang terus memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan yang lebih baik.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tekankan Soliditas TNI di Unhan: Kekuatan Kita Ada pada Kebersamaan
Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi acara dan langsung disambut riuh tepuk tangan, sorakan, serta kibaran bendera dari berbagai serikat buruh.
Antusiasme tersebut mencerminkan harapan besar para pekerja terhadap kepemimpinan nasional dalam menjawab berbagai tantangan ketenagakerjaan.
Presiden tampak beberapa kali melambaikan tangan kepada massa sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi.
Acara kemudian dimulai secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diikuti ratusan ribu peserta dengan penuh semangat.
Suasana haru dan kebanggaan terasa menyatu, menciptakan energi kolektif yang menguatkan makna Hari Buruh sebagai momentum persatuan.
Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir secara langsung dalam peringatan tersebut.
Ia menyebut kehadirannya sebagai sebuah kehormatan besar, sekaligus kesempatan untuk berdiri bersama para buruh dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.
Baca Juga: Di Tengah Gejolak Timur Tengah, Negara Pastikan Perlindungan dan Evakuasi 2.999 WNI
“Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Ini kehormatan bagi saya bisa hadir di tengah saudara-saudara sekalian.”
“Perjuangan buruh adalah bagian dari perjuangan bangsa, dan negara harus berdiri di garis depan untuk melindungi mereka,” ungkap Presiden Prabowo.
“Kami tidak akan gentar, tidak akan ragu, dan tidak akan menyerah dalam membela kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.
Lebih jauh, Prabowo menegaskan perjuangan kaum buruh tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.
Menurutnya, kesejahteraan buruh merupakan fondasi penting bagi kemajuan negara. Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan hak, perlindungan, dan kehidupan yang layak.
Ia juga menekankan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja sektor informal menjadi kekuatan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baca Juga: Kemenko Polkam Dorong Penguatan DPRP dan MRP demi Efektivitas Otsus Papua
“Saya bersumpah untuk berjuang bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang hidupnya masih sulit,” tegas Prabowo.
Selain Presiden, acara May Day 2026 turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta para menteri kabinet dan pimpinan lembaga negara lainnya.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Buruh Internasional 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang perjuangan kaum pekerja di Indonesia serta pengingat bahwa dialog antara pemerintah dan rakyat harus terus dijaga demi masa depan yang lebih adil dan sejahtera. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































