POLKAM

KTT ASEAN, Presiden Prabowo Serukan Prinsip Non-Blok demi Jaga Stabilitas Kawasan

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto serukan prinsip Non-Blok demi jaga stabilitas kawasan. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya prinsip non-blok bagi negara-negara Asia Tenggara di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik global.

Dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Jumat (8/5), Prabowo mengingatkan ASEAN harus tetap menjaga independensi dan tidak terjebak dalam persaingan kekuatan besar dunia.

Menurut Presiden Prabowo, stabilitas kawasan hanya dapat dijaga apabila negara-negara anggota ASEAN tetap solid dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Persatuan ASEAN di Tengah Tantangan Global

Ia menilai rivalitas geopolitik global berpotensi memecah persatuan kawasan apabila tidak diantisipasi dengan sikap bersama yang kuat.

“Sekali lagi, kita tidak boleh terbawa dan tidak boleh terpengaruh oleh arus persaingan geopolitik dan ego saat ini,” ujar Prabowo di hadapan para pemimpin ASEAN.

Presiden juga mengajak seluruh negara anggota ASEAN untuk terus memperkuat budaya damai, mempererat kerja sama regional, serta menjaga semangat persatuan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Menurutnya, ASEAN harus mampu menjadi teladan sebagai kawasan yang stabil, damai, dan menjunjung tinggi prinsip hidup berdampingan secara harmonis.

Baca Juga: Presiden Prabowo Gunakan Maung di KTT ASEAN, Simbol Industri Pertahanan RI Mendunia

“ASEAN harus benar-benar menjadi zona perdamaian,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa konflik dan rivalitas antarnegara hanya akan membawa dampak negatif terhadap masyarakat, termasuk menghambat pembangunan dan kesejahteraan kawasan.

Maka dari itu, ia mendorong ASEAN memperkuat solidaritas dan memperkokoh posisi sebagai jangkar stabilitas regional.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terbang ke Filipina Hadiri KTT ASEAN, Perkuat Soliditas Kawasan

Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus membangun hubungan bertetangga yang baik dengan seluruh negara di kawasan.

Ia menilai masa depan ASEAN tidak boleh ditentukan oleh konflik masa lalu ataupun persaingan geopolitik yang terus berkembang.

“Kita tidak boleh membiarkan persaingan. Kita tidak boleh membiarkan masa lalu kita menentukan masa kini dan masa depan kita. Indonesia bertekad untuk membangun kebijakan bertetangga yang baik,” kata Kepala Negara. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.