Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Timur

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) meluncurkan beberapa rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Selasa (27/1), sekitar pukul 15.50 waktu setempat.
Kepala Staf Gabungan Korsel (Joint Chief of Staff/JCS) menyatakan bahwa rudal-rudal yang diluncurkan dari daerah utara Pyongyang itu terbang sejauh sekitar 400 km. Korsel bersama sekutu terdekatnya, Amerika Serikat (AS), tengah menganalisis detail pasti tentang peluncuran tersebut.
Baca Juga: Cina Tepis Tuduhan AS Terkait Klaim Laut Cina Selatan
"Militer kami mempertahankan kesiapan yang kuat sambil berbagi informasi rudal balistik Korut secara erat dengan pihak AS dan Jepang di tengah peningkatan pengawasan terhadap peluncuran tambahan," kata JCS melansir Yonhap, Selasa (27/1).
Korut juga diperkirakan akan menggelar kongres partai pada awal bulan depan, di mana biasanya Korut akan mengungkap fokus kebijakan di bidang pertahanan, diplomasi dan ekonomi.
Baca Juga: Bertemu PM Finlandia, Xi Tekankan Pentingnya Sistem Internasional dan Multipolar
Pemerintahan Kim Jong Un terakhir kali menembakkan rudal balistik ke Laut Timur pada 4 Januari lalu, ketika Presiden Korsel Lee Jae Myung akan berangkat ke Beijing untuk bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping.
Badan Keamanan Nasional dari Kantor Kepresidenan Korsel mengecam peluncuran rudal balistik Korut sebagai tindakan provokatif yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyerukan agar Pyongyang segera menghentikan tindakan tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































