Kemenko Polkam Salurkan Dua Tahap Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Aceh

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di sejumlah wilayah di Aceh.
Bantuan dikirim melalui dua tahap untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan pemerintah berupaya memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi di tengah kondisi sulit pascabencana.
Baca Juga: Kemenko Polkam Soroti Dampak Geopolitik Global terhadap Industri Pertahanan
“Pemerintah berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.
Pada tahap pertama, kata Djamari, Kemenko Polkam mengirimkan 4,5 ton bantuan menggunakan pesawat Hercules TNI AU ke lima daerah terdampak, yakni Gayo Lues, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, dan Kota Langsa.
Bantuan meliputi pakaian dewasa dan anak, perlengkapan bayi, selimut, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan kebersihan dan kesehatan.
Kemudian di tahap kedua, sekitar lima ton bantuan diberangkatkan. Bantuan ini mencakup perlengkapan mandi, pakaian layak pakai, bahan makanan, perlengkapan ibadah, serta Mobile Water Treatment untuk membantu penyediaan air bersih.
Baca Juga: Menko Polkam Tekankan Penguatan Kompolnas dalam Proses Reformasi Polri
Menko Djamari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari aparat, relawan, hingga masyarakat yang terus bergotong royong membantu.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong ini menjadi kekuatan penting dalam membantu saudara-saudara kita menghadapi masa sulit,” ungkapnya.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Aceh hingga masa pemulihan berjalan optimal. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































