POLKAM

Kemenko Polkam Pastikan TNI-Polri Siap Amankan Proses PSU di Papua

Rapat Koordinasi Pemantauan PSU.
Kemenko Polkam memastikan TNI-Polri siap untuk mengamankan dan mengawal proses pelaksanaan PSU di Provinsi Papua. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Tim Pemantau yang dibentuk Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan TNI-Polri siap mengamankan dan mengawal proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua.

Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Mayjen TNI Heri Wiranto menegaskan pihaknya akan terus mengakomodir rangkaian PSU agar berjalan secara tuntas dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal itu diungkapkan Heri usai Rapat Koordinasi Kesiapan PSU Papua yang digelar atas arahan Menko Polkam Budi Gunawan, Senin (4/8).

Baca Juga: Ini Alasan Komando Operasi Khusus AS Beri Medali Kehormatan untuk Presiden Prabowo

“Kita tim pemantauan dari Kemenko Polkam berharap agar kesiapan yang tadi disampaikan oleh penyelenggara Pemilu termasuk pemerintah daerah betul-betul bisa terlaksana nanti pada tanggal 6 sampai selesai pelaksanaan PSU secara keseluruhan,” terang Heri selaku Ketua Tim Pemantau PSU.

Kemenko Polkam juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), khususnya terkait logistik dan koordinasi anggaran.

Heri juga menuturkan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah sudah tersedia sejak sebulan terakhir, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mulai menjalankan fungsi pengawasan di lapangan.

Baca Juga: Bertemu Prabowo dan Sjafrie, Komandan Koopsus AS Bahas Upaya Mempererat Kerja Sama Pertahanan

Heri memastikan aparat TNI-Polri siap mengamankan seluruh proses PSU. Polda Papua dalam rakor menyampaikan bahwa titik-titik rawan telah dipetakan dan langkah-langkah mitigasi telah disiapkan untuk mencegah potensi gangguan.

“Kerawanan tadi sudah dibahas dan diantisipasi betul. Tentu kita berharap seluruh yang terlibat dalam PSU ini betul-betul menjalankan sesuai aturan yang berlaku dan tidak ada lagi hal-hal yang dapat merugikan pelaksanaan pemungutan suara itu sendiri,” tegas Heri.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan PSU di Papua menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kualitas demokrasi. “Kita bertekad tadi bahwa PSU yang dilaksanakan di Provinsi Papua ini harus tuntas,” pungkasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.