INTERNASIONAL

Kekejaman Paramiliter Terus Berlanjut, Sudan Sebut Masyarakat Internasional Hanya Diam

Masyarakat Sudan
Masyarakat Sudan terpaksa mengungsi akibat konflik. (Foto: Dok. UNHCR)

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan Mohieldin Salem mengecam komunitas internasional yang hanya diam di tengah kekejaman paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di berbagai wilayah Sudan.

Hal itu ia ungkapkan saat bertemu kepala Organization for Migration (IOM) Amy Pope, di Sudan pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gelar Program Pendidikan, Satgas Yonmek TNI XXIII-S/UNIFIL Bangun Harapan bagi Anak-anak Lebanon

"Salem mengecam diamnya masyarakat internasional atas pelanggaran yang dilakukan oleh milisi teroris dan yang terus dilakukan di El Fasher dan Bara, yang menunjukkan perlunya upaya internasional untuk mengklasifikasikan milisi tersebut sebagai organisasi teroris," tulis laman media Sudan SUNA, Selasa (11/11).

Ia pun menegaskan kembali komitmen penuh pemerintah untuk memfasilitasi staff kemanusiaan IOM, khususnya dalam proyek-proyek yang mendukung proses migrasi di Sudan.

Sementara, Pope menyatakan "solidaritas dengan Sudan menyusul pengambilalihan El-Fasher oleh RSF baru-baru ini dan pelanggaran berat yang meluas terhadap penduduk dan warga sipil, yang memaksa banyak orang mengungsi."

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama, Presiden Prabowo ke Sydney untuk Bertemu PM Australia Albanese

Adapun, Sudan menghadapi krisis kemanusiaan akibat perebutan kekuasaan antara pasukan militer pemerintah dan kelompok paramiliter RSF sejak April 2023. RSF dilaporkan melakukan kekerasan terhadap masyarakat.

Melansir AA, dari 18 negara bagian Sudan, RSF saat ini menguasai lima negara bagian di wilayah barat Sudan. Sementara, pasukan militer pemerintah masih menguasai sebagian besar wilayah lainnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.