Jadi Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Revitalisasi Organisasi

Jakarta, IDM – Saat ini, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) untuk sementara waktu atau ad interim.
Dari pantauan Indonesia Defense Magazine, Sjafrie mendatangi Gedung Kemenko Polkam RI sekitar pukul 15.01 WIB, Selasa (9/9).
Baca Juga: Presiden Prabowo Reshuffle Sejumlah Menteri, Menko Polkam hingga Menkeu Diganti
Menggunakan busana safari, Sjafrie menyapa para pejabat Kemenko Polkam yang sudah berkumpul. Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus menyambut kedatangan Sjafrie dan memperkenalkan jajarannya.
Usai memberi arahan, Sjafrie menyatakan bahwa dirinya menerima arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
“Arahan yang diberikan kepada saya adalah melanjutkan tugas pokok dari Kementerian Koordinator Polkam,” papar Sjafrie, Selasa (9/9).
“Dan saya diberi kewenangan untuk mengambil langkah-langkah yang efisien, efektif, agar supaya semua pekerjaan bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
Maka itu, Sjafrie memberikan pengarahan revitalisasi organisasi di Kementerian Koordinator Polkam.
Baca Juga: Stabilitas Jadi Prioritas, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Intelijen
Sjafrie merangkap jabatan untuk sementara waktu karena saat ini juga menjabat sebagai Menhan. Posisi tersebut akan dijabat Sjafrie hingga Presiden Prabowo menunjuk Menko Polkam definitif.
Sebelumnya, pada Senin (8/9), Presiden Prabowo Subianto me-reshuffle Budi Gunawan (BG) sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































