Iran Tutup Selat Hormuz untuk 'Musuh'

Jakarta, IDM - Iran menekankan bahwa Selat Hormuz ditutup bagi pihak yang mereka anggap musuh. Iran juga siap untuk terus meluncurkan serangan balasan terhadap Israel dan Amerika Serikat (AS) sepanjang yang dibutuhkan.
"Setelah 15 hari perang, mereka telah meminta bantuan pihak lain untuk memastikan keamanan Selat Hormuz, beralih kepada mereka yang dianggap musuh hingga kemarin," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, melansir Al Jazeera, Senin (16/3).
Baca Juga: Daftar 6 Negara yang Kompak Tolak Permintaan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
"Mereka meminta negara lain untuk datang dan membantu mereka agar selat tetap terbuka. Dari perspektif kami, selat itu terbuka, tetapi tertutup bagi musuh kita, tertutup bagi mereka yang melakukan agresi pengecut ini terhadap kita dan sekutu mereka," sambungnya.
Ia menambahkan bahwa AS-Israel merupakan pihak yang memulai konflik, dan menuntut tuntutan yang tidak masuk akal terhadap Iran yakni penyerahan tanpa syarat. Dengan demikian, Teheran siap untuk terus membela diri.
Baca Juga: Israel Luncurkan Serangan Darat ke Lebanon, Targetkan Hizbullah
“Saya pikir sekarang mereka telah belajar pelajaran berharga dan memahami jenis bangsa seperti apa yang mereka hadapi, bangsa yang tidak ragu untuk membela diri dan siap untuk melanjutkan perang ke mana pun arahnya, dan membawanya sejauh yang diperlukan,” tegasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































