Indonesia Rumuskan Strategi untuk Peran Pasukan Garuda Jaga Perdamaian Dunia

Jakarta, IDM – Di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan munculnya berbagai tantangan baru bagi misi perdamaian PBB, Pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif.
Indonesia kini tengah merumuskan strategi dan rencana kontijensi untuk memastikan peran Pasukan Garuda dalam menjaga perdamaian dunia tetap relevan, aman, dan terhormat.
Asisten Deputi Kerja Sama Multilateral Kemenko Polkam, Adi Winarso menyebut pengiriman pasukan perdamaian merupakan amanat konstitusi UUD 1945 dan wujud politik luar negeri bebas aktif yang telah menjadi program prioritas nasional.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi TNI hingga Kejaksaan yang Tindak Cepat Amankan Aset Negara
“Di tengah komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk siap mengirim hingga 20.000 personel, kesiapan tersebut harus diiringi dengan perencanaan matang. Kita memerlukan exit strategy yang jelas dan rencana kontijensi yang komprehensif untuk menghadapi kemungkinan penarikan pasukan secara tiba-tiba maupun penutupan misi,” ujar Adi.
Tujuan utama dari perumusan strategi ini untuk memastikan setiap misi dapat dituntaskan secara bertanggung jawab tanpa mengurangi kehormatan dan kredibilitas Indonesia di mata internasional, sekaligus menjamin perlindungan maksimal bagi personel yang bertugas.
Adi mengatakan Indonesia memiliki rekam jejak panjang dan konsisten dalam misi perdamaian sejak tahun 1957. Per 5 Oktober 2025, tercatat 2.741 personel gabungan TNI (2.538) dan Polri (203), bertugas di enam misi PBB.
Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila: Prabowo Berdoa di Lubang Buaya hingga Tinjau Museum Pengkhianatan PKI
Selain kontribusi operasional, Indonesia juga aktif berperan dalam tataran kebijakan global, salah satunya melalui inisiasi Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 2358 yang mendorong peningkatan partisipasi personel perempuan.
Pemerintah Indonesia telah merespons berbagai tantangan baru global, termasuk rencana penutupan beberapa misi perdamaian PBB seperti UNIFIL pada tahun 2026 dan krisis likuiditas yang dihadapi PBB.
Situasi ini berpotensi memengaruhi pendanaan dan keberlanjutan operasi perdamaian dunia, sehingga menuntut kesiapan strategis dari Indonesia sebagai salah satu negara pengirim pasukan terbesar.
Baca Juga: Kemenko Polkam: Pentingnya Perkuat Pertahanan Nasional Hadapi Dinamika Global
Rapat koordinasi telah berhasil menginventarisasi tantangan, memitigasi risiko, dan menghasilkan langkah konkret untuk menjaga agar kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia tetap profesional, berkelanjutan, dan menjaga marwah bangsa sebagai negara penjaga perdamaian.
Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2011.
TKMPP adalah forum lintas kementerian/lembaga yang bertugas mengoordinasikan seluruh aspek pengiriman personel Indonesia untuk misi pemeliharaan perdamaian PBB, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pengakhiran misi. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































