POLKAM

Indonesia Pimpin 68 Negara di Dewan HAM PBB, Dorong Pangan Bergizi bagi Anak

Dubes Achsanul Habib
Deputi Wakil Tetap RI untuk PBB, Dubes Achsanul Habib. (Foto: Dok. Kemlu RI)

Jakarta, IDM – Indonesia bersama 68 negara menyerukan pentingnya akses terhadap pangan bergizi bagi anak sebagai bagian dari pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).

Seruan itu digaungkan dalam pernyataan bersama pada Sesi ke-62 Dewan HAM PBB di Jenewa, dalam Dialog Interaktif dengan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Kesehatan pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kemenko Polkam Dorong Modernisasi Fasilitas Pengamanan Pulau Terluar

Pernyataan ini didukung negara lintas kawasan, yang menunjukkan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan kepentingan bersama dan melampaui batas geografis maupun kepentingan politik.

“Menyatukan puluhan negara dari berbagai kawasan dalam satu posisi bersama bukanlah hal yang mudah. Dukungan ini menunjukkan bahwa akses terhadap pangan bergizi bagi anak semakin diakui sebagai isu hak asasi manusia yang mendesak dan universal,” ujar Deputi Wakil Tetap RI, Dubes Achsanul Habib melansir keterangan tertulis Kemlu RI, Jumat (19/6).

Indonesia menekankan, akses terhadap pangan dan gizi yang memadai merupakan fondasi bagi terpenuhinya hak atas kesehatan. Namun hingga saat ini, miliaran orang di dunia masih menghadapi kerawanan pangan, termasuk jutaan anak kekurangan gizi.

Situasi itu menjadi semakin mengkhawatirkan di wilayah yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan, di mana akses terhadap makanan bergizi dan layanan dasar sering kali menjadi yang pertama terganggu.

Baca Juga: Menko Polkam: Jangan Tunggu Api Membesar, Pencegahan Karhutla adalah Bentuk Bela Negara

Pernyataan bersama itu turut menyerukan seluruh negara untuk memperkuat akses anak terhadap pangan bergizi. Langkahnya antara lain melalui program makan di sekolah, penguatan sistem pangan lokal yang tangguh, serta kebijakan perlindungan sosial yang mampu menjangkau kelompok paling rentan.

“Tidak ada anak yang seharusnya kehilangan masa depannya karena kelaparan atau kekurangan gizi. Di balik setiap piring makanan bergizi, terdapat hak, martabat, dan masa depan seorang anak yang sedang kita lindungi bersama,” tegasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.