PARLEMEN

Hadapi Ketidakpastian Global, Komisi I DPR Dukung Langkah Antisipatif TNI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM - Meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah mendorong berbagai negara memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi dampaknya, termasuk Indonesia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai keputusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk meningkatkan status kesiapsiagaan merupakan langkah tepat yang menunjukkan komitmen kuat negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Menurut Dave, situasi global yang berkembang saat ini memang menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh unsur pertahanan negara.

Namun, langkah peningkatan kesiapsiagaan yang dilakukan TNI justru menjadi sinyal positif bahwa aparat pertahanan nasional sigap merespons berbagai kemungkinan yang muncul dari dinamika internasional.

Baca Juga: Komisi I DPR: Indonesia Harus Siaga Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar respons terhadap perkembangan konflik di luar negeri, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan nasional.

Dengan kesiapan yang matang, negara dapat memastikan stabilitas dalam negeri tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

“Langkah ini menunjukkan kesigapan aparat pertahanan dalam menghadapi dinamika global sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat bahwa negara hadir dengan penuh tanggung jawab,” ujar Dave dalam keterangannya.

Komisi I DPR RI, kata Dave, memandang kebijakan peningkatan kesiapsiagaan TNI sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ketahanan bangsa.

Baca Juga: DPR Kutuk Agresi Israel-AS ke Iran, Desak Perang Segera Diakhiri

Dave menekankan sinergi yang solid antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan DPR menjadi kunci agar setiap kebijakan pertahanan dapat berjalan efektif dan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.

Ia menjelaskan koordinasi antarlembaga sangat penting untuk memastikan setiap langkah strategis di sektor pertahanan dilakukan secara transparan, terukur, dan mampu menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan Komisi I DPR RI merupakan fondasi penting agar setiap langkah yang ditempuh tetap sejalan dengan kepentingan rakyat serta dijalankan secara terbuka,” kata Dave.

Lebih jauh, Dave menilai kesiapsiagaan yang ditingkatkan oleh TNI juga menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menjaga stabilitas nasional dengan penuh percaya diri.

Baca Juga: DPR Minta Palestina Dilibatkan dalam Forum Board of Peace

Ia menekankan ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada koordinasi yang kuat antar lembaga negara serta dukungan masyarakat luas.

Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia diharapkan mampu tetap menjaga posisi stabil dan tidak mudah terpengaruh oleh eskalasi konflik di kawasan lain.

Dave menyebut Komisi I DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap langkah antisipatif yang dilakukan TNI. Pihaknya juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus kemitraan strategis agar kebijakan pertahanan negara tetap berjalan efektif dan akuntabel.

“Dengan kolaborasi yang erat antara lembaga negara, kita yakin Indonesia mampu menghadapi dinamika global dengan kepala tegak, menjaga stabilitas nasional, serta memperkuat kepercayaan rakyat terhadap institusi negara,” pungkasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.