Gencatan Senjata AS-Iran Segera Berakhir, Cina Serukan Stabilitas Selat Hormuz

Jakarta, IDM – Presiden Cina Xi Jinping menyerukan agar Selat Hormuz kembali menjadi jalur pelayaran komersil tanpa hambatan. Hal itu ia ungkapkan saat percakapan melalui telepon dengan Mohammed bin Salman, sebagai upaya untuk membantu mengakhiri konflik di Iran.
Baca Juga: 3.159 WNI Telah Berhasil Pulang usai Terjerat Sindikat Penipuan Daring di Kamboja
"Presiden Xi menekankan bahwa Cina menyerukan gencatan senjata segera dan menyeluruh, mendukung semua upaya yang kondusif untuk memulihkan perdamaian, dan mendukung penyelesaian sengketa melalui cara politik dan diplomatik," tulis Kemlu Cina melansir Fmprc.gov.cn, Selasa (21/4).
"Selat Hormuz harus mempertahankan jalur pelayaran normal, karena hal ini melayani kepentingan bersama negara-negara di kawasan dan komunitas internasional. Cina mendukung negara-negara di kawasan dalam membangun lingkungan bersama yang berlandaskan hubungan bertetangga baik," ungkapnya.
Cina merupakan konsumen utama minyak mentah Iran. Kini, Iran kembali membatasi Selat Hormuz karena AS menyita kapal kargo Iran di tengah kesepakatan gencatan senjata bersyarat.
Baca Juga: Beroperasi di El Arish, Satgas Nakes TNI Tangani Ratusan Warga Palestina yang Terdampak Konflik Gaza
Ketidakstabilan ini juga memicu kekhawatiran banyak pihak khususnya apa yang akan terjadi setelah gencatan senjata berakhir sesuai jadwal pada Selasa, 21 April 2026 malam waktu setempat atau Rabu, 22 April 2026 pagi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































