POLKAM

Eskalasi Meningkat di Papua, Istana Dorong Pendekatan Kesejahteraan dan Penghormatan HAM

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menerima audiensi Tim Papua Komnas HAM yang dipimpin Atnike Nova Sigiro di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/9). (Foto: Dok. Instagram @kantorstafpresidenri)

Jakarta, IDM – Istana negara melalui Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman merespons meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara TNI/Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang terus menimbulkan korban jiwa serta gelombang pengungsian internal.

Respons tersebut disampaikan saat Dudung menerima audiensi Tim Papua Komnas HAM yang dipimpin Atnike Nova Sigiro di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/9).

Baca Juga: Menko Polkam: Jangan Biarkan Warga Jayawijaya dan Lanny Jaya Menunggu Pemulihan Pascakonflik

Dilansir dari unggahan resmi Instagram milik Kantor Staf Kepresidenan, @kantorstafpresidenri, Jumat (11/9), menyikapi persoalan tersebut, KSP mendorong pendekatan kesejahteraan dan penghormatan HAM sebagai kunci utama merangkul seluruh pihak, sejalan dengan arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Sebagai bentuk keterlibatan nyata, KSP siap menjembatani dan memfasilitasi rapat koordinasi lintas Kementerian/Lembaga guna menyusun skema penanganan terpadu," tulis akun @kantorstafpresidenri.

Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan KSAL Kerahkan Kekuatan TNI AL Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Dijelaskan langkah tersebut mencakup bantuan logistik darurat, pemulihan pelayanan publik, hingga formulasi kebijakan khusus bagi para pengungsi di wilayah terdampak, seperti Kabupaten Nduga.

"Melalui sinergi erat bersama Komnas HAM, KSP berkomitmen memastikan seluruh program kementerian hadir hingga ke wilayah pedalaman Papua demi melindungi warga sipil dan mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan," tutup akun @kantorstafpresidenri.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.