Sebanyak 450 prajurit Batalion Infanteri (Yonif) 5 Marinir tiba kembali di kesatrian usai merampungkan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG. Pasukan berjuluk "Gurita Sakti" ini menuntaskan misi dengan catatan keberhasilan menangani kelompok bersenjata di Papua.
Personel Satuan Tugas (Satgas) Rajawali VI Den 1 Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengklaim menembak mati dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata tersebut di sekitar Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (23/10).
TNI berhasil merebut kembali dua senjata organik Batalion Infanteri (Yonif) 9 Marinir, jenis Caracal dan Daewoo K3, dari tangan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan penghargaan tinggi kepada prajurit Korps Marinir dari Satgas Koops TNI Habema. Apresiasi ini diberikan usai pasukan Marinir sukses melumpuhkan tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua.
TNI melalui Satuan Tugas Batalion Infanteri (Satgas Yonif) 9 Marinir mengklaim menembak komandan operasi (danops) dan dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam insiden kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10).
TNI yang terdiri dari Komando Operasi (Koops) TNI Habema, Satuan Tugas (Satgas) Rajawali V, dan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalion Infanteri (Yonif) 9 Marinir berhasil menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap Sorong Raya di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (3/10).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto angkat bicara terkait rentetan kekerasan yang dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) belakangan ini.
Empat anggota kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali menjalani kehidupan bersama keluarga serta masyarakat.
Konflik di Papua tak selalu berakhir dengan pertempuran atau kontak senjata. Hal ini dipastikan Yonif 410/Alugoro, satuan TNI AD yang bertugas di Papua.