KSAL Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa ke Prajurit Marinir Penumpas 3 OPM di Papua

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan penghargaan tinggi kepada prajurit Korps Marinir dari Satgas Koops TNI Habema. Apresiasi ini diberikan usai pasukan Marinir sukses melumpuhkan tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua.
Apresiasi tersebut disampaikan Ali melalui konferensi video yang terhubung dengan jajaran pimpinan Korps Marinir di Markas Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 4 Marinir Purboyo, Malang Selatan, Jawa Timur, Senin (12/10). Pengarahan ini sekaligus menindaklanjuti instruksi presiden terkait kesiapan operasional prajurit TNI AL.
Baca Juga: TNI Punya Pendidikan Spesialis Drone dan AI, Disiapkan untuk Perang Modern
Dari Malang, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi memimpin Komandan Pasmar 1 Mayjen (Mar) Ili Dasili, Komandan Pasmar 2 Mayjen (Mar) Oni Junianto, dan Komandan Pasmar 3 Mayjen (Mar) Andi Rahmat M yang juga mengikuti jalannya konferensi video tersebut
Atas keberhasilan di medan operasi, Ali memastikan para prajurit berprestasi akan menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Selain KPLB, pimpinan TNI AL juga menyiapkan prioritas kesempatan mengikuti pendidikan jenjang lanjutan.
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan resmi atas keberanian serta profesionalisme prajurit Marinir dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Baca Juga: Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik
"Prajurit yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa dan kesempatan mengikuti pendidikan," ujar Ali saat memberikan arahan lewat konferensi video, dikutip keterangan Dispen Kormar, Selasa (13/10).
Pemberian KPLB ini diharapkan terus memicu motivasi seluruh prajurit Marinir yang tengah menjalankan tugas di kawasan konflik maupun wilayah perbatasan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































