HANKAM

TNI Ajak OPM Letakkan Senjata dan Kembali ke Masyarakat

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas.
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Markas Besar TNI mengajak para anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk mengakhiri kekerasan dan kembali ke masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menanggapi kembalinya empat anggota OPM ke masyarakat.

Baca Juga: Kodam Tuanku Imam Bonjol Terima Kendaraan Dinas: Mobil Maung dan Motor CRF

Nas menyambut baik keputusan tersebut dan mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih memilih jalan kekerasan untuk mengambil langkah serupa.

“Kami mengajak mereka yang masih memilih jalan kekerasan untuk berani mengambil langkah yang sama, meletakkan senjata, kembali kepada keluarga dan masyarakat,” kata Nas dalam keterangannya, dikutip Rabu (30/9).

TNI juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca Juga: Situasi USTJ Memanas, Kodam Cenderawasih Imbau Masyarakat Jayapura tak Terprovokasi

Terbaru, empat anggota OPM meletakkan senjata dan menyatakan kembali ke masyarakat. Mereka adalah Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi.

Upacara reintegrasi nasional digelar di halaman Markas Kodam 1714/Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (26/9), untuk menyambut keempatnya kembali ke masyarakat.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.