Dalam Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), aksi penembakan terjadi di sekitar pintu masuk FBLB, Kampung Walesi, Distrik Walesi, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8) siang.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengultimatum seluruh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) agar menghentikan aksi kekerasan di Bumi Cenderawasih.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkap kronologi empat pekerja yang ditembak mati kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Wonimo, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8) petang.
Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menembak mati masyarakat. Menurut Kodam XVII/Cenderawasih dalam keterangannya, Senin (3/8), aksi penembakan menewaskan empat pekerja proyek jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena di kawasan Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8).
Operasi evakuasi terhadap korban sipil di pedalaman Yahukimo, Papua Pegunungan, berubah menjadi pertempuran sengit setelah pasukan Komando Operasi Khusus (Koops) TNI Habema diserang kelompok bersenjata yang diduga berasal dari OPM Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.
TNI melalui Komando Operasi (Koops) TNI Habema menemukan sekaligus mengevakuasi jenazah korban terakhir yang ditembak mati kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (31/7).
Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang ditembak mati kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (23/7).
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menegaskan tindakan tegas Satgas TNI terhadap kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilakukan sesuai hukum, aturan operasi, serta Rules of Engagement (ROE).
Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyatakan, tiga warga sipil yang ditembak mati kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dituduh sebagai agen intelijen.