POLKAM

Dorong Kemandirian Nasional, Kemenko Polkam Pantau Industri Pertahanan di PT Pindad

Kemenko Polkam
Kemenko Polkam pantau industri pertahanan di PT Pindad. (Foto: Dok. Kemenko Polkam RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa melaksanakan kegiatan Pemantauan Industri Pertahanan di PT Pindad (Persero), Bandung, Jawa Barat.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi lintas instansi dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional.

Baca Juga: Prabowo Minta Laporan Langsung Menhan Sjafrie hingga Panglima TNI Soal Tambang Ilegal

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan, Brigjen TNI (Mar) Kresno Pratowo, menegaskan visi pemerintah untuk memajukan industri pertahanan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

Menurutnya, dibutuhkan kesamaan visi, koordinasi, dan sinkronisasi kebijakan agar implementasi di lapangan berjalan efektif.

“Target kami jelas: industri pertahanan Indonesia harus masuk dalam 100 besar dunia dan mencapai kemampuan 100% pada tahun 2029,” ujar Kresno.

Rangkaian kegiatan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kemhan, Kemenperin, Bappenas, dan Mabes TNI. Rombongan diterima oleh Direktur Produksi PT Pindad beserta jajaran manajemen.

Baca Juga: Kemenko Polkam Dorong Sinergi Penegakan Hukum Kejahatan SDA dan Lingkungan Hidup

PT Pindad, yang kini tergabung dalam holding DEFEND ID sejak Maret 2022, memaparkan perkembangan inovasi dan kerja sama industri dalam negeri untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Berbagai program pengembangan senjata, munisi, dan material strategis juga tengah berjalan sebagai bentuk komitmen terhadap kemandirian industri pertahanan nasional.

Kemenko Polkam berharap kunjungan ini dapat menghasilkan masukan strategis guna memperkuat kebijakan industri pertahanan dalam RPJMN 2025–2029. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.