Diplomasi Lebaran Presiden Prabowo: Dari Silaturahmi Nasional hingga Penguatan Posisi Global

Jakarta, IDM - Langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang aktif menjalin komunikasi lintas daerah, mempererat hubungan dengan kepala negara, serta bersilaturahmi dengan para presiden terdahulu pada momentum Lebaran dinilai memiliki makna strategis yang jauh melampaui sekadar tradisi seremonial.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai rangkaian aktivitas tersebut mencerminkan gestur kenegaraan yang kuat dalam menjaga stabilitas politik nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Baca Juga: DPR Siap Dalami Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Menurutnya, silaturahmi dengan para pemimpin terdahulu merupakan simbol kesinambungan kepemimpinan yang menjadi fondasi penting bagi persatuan bangsa.
“Silaturahmi dengan para presiden terdahulu bukan sekadar tradisi Lebaran, melainkan penegasan bahwa kesinambungan kepemimpinan bangsa adalah bagian dari kekuatan kita sebagai negara,” ujar Dave.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Andrie Yunus, DPR Minta TNI Lakukan Pembenahan dan Evaluasi
Ia menambahkan, komunikasi lintas negara dan daerah yang dilakukan Presiden Prabowo juga menunjukkan gaya kepemimpinan terbuka yang adaptif terhadap dinamika global.
“Kepemimpinan nasional tidak berdiri sendiri, melainkan berakar pada tradisi, pengalaman, dan kebijaksanaan para pemimpin sebelumnya,” terangnya.
Dave menegaskan, langkah tersebut patut didukung sebagai bagian dari upaya menjaga kohesi nasional sekaligus memperluas ruang diplomasi Indonesia. (Ykb)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































