
Arus Balik Dipantau Ketat, Pemerintah Pastikan Perjalanan Tetap Lancar
Pemerintah memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 tetap terjaga melalui pemantauan langsung di lapangan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 tetap terjaga melalui pemantauan langsung di lapangan.

Langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang aktif menjalin komunikasi lintas daerah, mempererat hubungan dengan kepala negara, serta bersilaturahmi dengan para presiden terdahulu pada momentum Lebaran dinilai memiliki makna strategis yang jauh melampaui sekadar tradisi seremonial.

Prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi bergerak cepat mengamankan jalur mudik paling sibuk di Jawa Timur. Menggunakan kapal patroli KAL Sembulungan II-5-42, TNI AL mulai menyisir perairan Selat Bali untuk menjamin keamanan pemudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memerintahkan seluruh prajurit yang bertugas di wilayah konflik dan perbatasan untuk tetap siaga penuh selama libur Lebaran 2026. TNI AL melarang prajurit di pos-pos strategis, termasuk Papua dan pulau terluar, untuk lengah menjaga kedaulatan negara.

Pemerintah memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan mengerahkan kekuatan gabungan lintas lembaga.

TNI AL membawa kabar gembira bagi para perantau. Institusi militer ini kembali menggelar program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk menyambut Lebaran 2026.

Hari pertama usai libur Lebaran, Panglima Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar melaksanakan halalbihalal di lapangan Kostrad, Gambir, Selasa (8/4). Selain halalhibahalal, Fadjar juga memimpin upacara kenaikan pangkat perwira, bintara, tamtama, serta Aparatur Sipil Negara Kostrad periode 1 April 2025.

TNI mengerahkan 66.714 personel untuk mengamankan Lebaran 2025. Puluhan ribu prajurit terdiri dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara.

TNI AL menggencarkan patroli jelang musim libur lebaran Idul Fitri 2024 untuk mengantisipasi potensi kegiatan ilegal, khususnya penyelundupan di sejumlah perairan.

Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi akan mengerahkan dua kapal patroli atau Kapal Angkatan Laut (KAL), yakni Rajegwesi II-5-40 dan Sembulungan II-5-42 untuk antisipasi kerawanan menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2024.