HANKAM

Tugas Perdana, KAL Sembulungan II-5-40 Dikerahkan untuk Patroli Laut Jelang Lebaran

Peresmian KAL Sembulungan II-5-42
Peresmian KAL Sembulungan II-5-42 di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (3/4). (Foto: ok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi akan mengerahkan dua kapal patroli atau Kapal Angkatan Laut (KAL), yakni Rajegwesi II-5-40 dan Sembulungan II-5-42 untuk antisipasi kerawanan menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2024.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz saat menyambut kedatangan KAL Sembulungan II-5-40 di dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (3/4).

"Lanal Banyuwangi juga akan menyiagakan satu unit Hulled Rubber Boat (RHIB) dan satu unit Rigid Bouyancy Boat (RBB) patroli keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 2024," ungkap Hafidz, dikutip dari laman TNI AL.

Baca Juga: Jelang Sertijab KSAU, Ini Pesan Marsekal TNI Fadjar untuk Perwira dan Generasi Penerus TNI AU

Pengerahan KAL tersebut menjadi tugas perdana Sembulungan II-5-40 pascadiresmikan hari ini oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen (Mar) Joni Sulistiawan. Ia mengatakan, kapal patroli itu ditempatkan di wilayaj kerja Lanal Banyuwangi yang meliputi Perairan Banyuwangi, Situbondo hingga Probolinggo.

"Bukan tanpa alasan, karena Banyuwangi merupakan perbatasan antara Jawa dengan Bali, mobilisasi kendaraan cukup padat sehingga keamanan di sektor laut juga perlu ditingkatkan dan diperkuat," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Lantamal V.

Adapun KAL Sembulungan II-5-42 merupakan buatan dalam negeri yang dibangun di Galangan PT Citra Shipyard dengan masa pembangunan selama 16 bulan, terhitung sejak penandatanganan kontrak pada 27 September 2022 lalu.

Baca Juga: Menhan Prabowo dan PM Jepang Bahas Isu Keamanan dan Peningkatan Kolaborasi

Kapal ini memiliki panjang 28,98 meter, lebar 6,20 meter, draught 1,40 meter, kecepatan maksimum 28 knot, kecepatan jelajah 18 knots, dan kecepatan ekonomis 13,5 knot dengan menggunakan mesin pokok dua unit MAN V12-1900 Marine Engine Diesel serta diesel generator 2x Perkins 63 KVA.

KAL Sembulungan II-5-42 mempunyai kemampuan bertahan selama tiga sampai empat hari dan mampu mengangkut 15 personel. KAL 28 meter ini juga memiliki beberapa keunggulan, yaitu diperkuat satu unit meriam 20 mm dan dua unit meriam 12,7 mm, mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca.

Dengan kecepatan 28 knot, kelincahan yang dimiliki KAL Sembulungan II-5-42 mampu memenuhi berbagai misi operasi baik infiltrasi, eksfiltrasi maupun misi Search And Rescue (SAR) dengan sangat baik. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.