TNI AL Gencarkan Patroli Perairan Antisipasi Potensi Penyelundupan Jelang Lebaran

Jakarta, IDM - TNI AL menggencarkan patroli jelang musim libur lebaran Idul Fitri 2024 untuk mengantisipasi potensi kegiatan ilegal, khususnya penyelundupan di sejumlah perairan.
"Untuk kondisi lebaran ini tentu kita lebih menyiagakan kapal. Biasanya pada saat kritis ini ada yang mencoba untuk melakukan kegiatan ilegal," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Jakarta, Jumat (5/4).
Ia mengatakan TNI AL menyiagakan kapal-kapal patroli di setiap pangkalan untuk berjaga dari mobilisasi yang berpotensi terdapat kegiatan ilegal. Tak hanya itu, dikerahkan pula sejumlah kapal Search And Rescue (SAR) apabila terjadi kecelakaan di laut.
Baca Juga: KSAL Sebut Pembelian Scorpene Sesuai Kebutuhan Kesiapan Tempur TNI AL
"Kapal-kapal patroli tetap kita siapkan. Kemudian, kapal-kapal siaga untuk SAR juga selalu tetap ada, apabila terjadi kecelakaan (di laut)," kata Ali.
Sebagai contoh, di Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi menyiagakan dua kapal patroli atau Kapal Angkatan Laut (KAL), yakni Rajegwesi II-5-40 dan Sembulungan II-5-42 di perairan Banyuwangi, Situbondo hingga Probolinggo.
Hal tersebut diungkapkan Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz saat menyambut kedatangan KAL Sembulungan di dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (3/4).
Baca Juga: Sebanyak 58 Prajurit Garuda Naik Pangkat di Luar Negeri
"Lanal Banyuwangi juga akan menyiagakan satu unit Hulled Rubber Boat (RHIB) dan satu unit Rigid Bouyancy Boat (RBB) patroli keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 2024," ungkap Hafidz, dikutip dari laman TNI AL.
Selain patroli di laut, Ali juga menyiapkan para personel TNI AL dari beberapa satuan setingkat batalyon dan kompi untuk dikerahkan dalam Bawah Komando Operasi (BKO) Operasi Ketupat 2024 sebagai pengaman pelaksanaan Idul Fitri.
"Berapapun yang dibutuhkan oleh Polri, kita siapkan untuk pengamanan Idul Fitri 2024 ini," tegasnya.
Baca Juga: Selain Prancis, KSAL Ungkap Peluang Tambahan Kapal Selam dari Negara Lain
Sebelumnya, Panglima Jenderal Agus Subiyanto mengatakan TNI mengerahkan 67.955 personel untuk membantu Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024.
Selain personel, TNI juga menyiapkan angkutan darat, laut dan udara yang bisa membawa pemudik dari Jakarta menuju Semarang dan Surabaya, termasuk juga Hercules dan helikopter.
"Di darat kami menyiapkan bus dan truk serta derek juga mobil ambulans di setiap wilayah," kata Agus saat mengecek kesiapan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2024 bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di lapangan Monas, Jakarta, Rabu (3/4). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































