Diplomasi Energi dan Geopolitik, Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow Temui Putin

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Federasi Rusia dalam rangka kunjungan strategis yang sarat muatan geopolitik dan kerja sama energi.
Lawatan ini menjadi langkah penting Indonesia dalam memperkuat posisi di tengah dinamika global yang terus berubah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setibanya di Moskow.
Baca Juga: Seskab Teddy: Stabilitas Nasional Terjaga, Narasi “Chaos” Tidak Berdasar
Perjalanan menuju Rusia ditempuh selama sekitar 12 jam penerbangan non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia.
Setibanya di Moskow, Presiden dijadwalkan langsung menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Putin.
Fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup penguatan kerja sama energi, termasuk memastikan stabilitas pasokan minyak bagi Indonesia.
Baca Juga: Andi Rahadian Emban Misi Diplomasi di Oman-Yaman, Navigasi Konflik dan Dinamika Timur Tengah
Selain itu, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik global serta peran strategis Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Keberangkatan Presiden dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat tinggi negara.
“Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” ujar Seskab Teddy Indra Wijaya. (Ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































